Sejarah Pistol Makarov

Pistol bermerk Makarov (Russian: Пистолет Макарова, Pistolet Makarova), bisa dikatakan sejajar dalam hal popularitasnya jika dibandingkan dengan Colt 1911 nya Amerika. Makarov adalah pistol andalan Blok Timur buatan Uni Sovyet tahun 1949 dan pada tahun 1951 masuk sebagai pistol organik tentara dan polisi Uni Sovyet hingga tahun 1991.

Pistol yang menggunakan mekanisme blowback action ini, adalah hasil rancangan Nikolay Fyodorovich Makarov untuk menggantikan pistol organik sebelumnya yaitu Tokarev TT-33. Tidak hanya rancangan pistolnya sendiri, Makarov juga membuat standard tersendiri untuk munisinya yang berkaliber 9x18mm. Dengan kekhususnya yang dimiliki oleh pistol ini, sehingga munisinya tidak dapat digunakan oleh pistol-pistol produk NATO. 

Dan memang perbedaan kaliber ini oleh pembuatnya dimaksudkan sebagai antisipasi agar pada saat perang dingin, jika tentara NATO berhasil merebut atau menyita amunisi tentara Blok Timur, tetap saja tentara NATO tidak dapat menggunakan munisi tersebut di senjata api produk mereka.

Selain digunakan oleh organik negara pembuatnya, Uni Sovyet, Pistol Makarov ini juga digunakan sebagai pistol organik di sejumlah negara blok timur, seperti Jerman Timur, Bulgaria, Polandia, RRC dan Korea Utara. Keandalan, akurasi yang tinggi serta kestabilannya, sebagaimana dituturkan oleh penggunanya, membuat banyak negara 'jatuh hati' untuk memilih pistol ini sebagai senjata api organik tentara dan polisinya. 

Ukurannya yang kecil menjadi pertimbangan pilihan karena dengan demikian pistol ini mudah dibawa dan bahkan disembunyikan di balik baju.

Sebagaimana telah disebutkan di atas, bahwa pistol Makarov ini menggunakan kaliber 9x18mm. Peluru kaliber ini sedikit lebih ‘pendek’ dan lebih ‘gemuk’ dari pada kaliber 9x19mm yang banyak digunakan oleh pistol-pistol produk belakangan ini, seperti Glock, Sig Sauer dan lain-lain.

Kecepatan peluru setelah ditembakkan adalah 1030 fps (feet per second) atau sekitar 315 meter per detik. Dan dengan jarak efektif tembakan adalah 50 meter dikombinasikan dengan proyektil yang sedikit 'gemuk' tersebut, dapat menciptakan daya hantam yang sangat merusak terhadap target yang dikenainya. Tak dapat disangkal lagi lawan akan tumbang seketika karenanya.


Berbicara mengenai ruang penyimpanan pelurunya atau magazen peluru, pistol ini dilengkapi dengan magazen yang posisinya berada di dalam batang grip atau gagang pistol. Di mana satu magazen berisi maksimal 8 butir peluru yang tersusun dengan posisi bertumpuk lurus (tidak zig-zag). 

Dilengkapi dengan sistem pengamanan lever 2 posisi, posisi menembak (fire) dan posisi aman (secure), membuat pistol ini aman karena tidak mudah meletus. Sehingga sangat cocok untuk tugas-tugas kepolisian dan misi-misi rahasia, selain sesuai pula untuk senjata para perwira lapangan di medan tempur.



Dimensi Pistol :

Panjang
161.5 mm (6.36 in)
Panjang Laras
93.5 mm (3.68 in)
Lebar
29.4 mm (1.16 in)
Ukuran Peluru  
9×18mm Makarov / .380 Auto

Karena desain pistol ini hanya terdiri dari 25 bagian saja, membuat proses bongkar-pasang pistol andalan negara Beruang Merah ini sangat mudah dan sederhana. Bandingkan dengan Pistol Walther PP yang terdiri dari 42 bagian. Makanya pistol ini sangat digemari bukan saja oleh kalangan profesional, tetapi juga para pemula, karena kemudahannya dalam penggunaan dan perawatannya.

Namun, di balik kesempurnaan rancangan Nikolay Makarov, ternyata rancangan pistolnya ini ‘terinspirasi’ dari rancangan Pistol Walther PP yang diproduksi oleh Pabrik Senjata Jerman, Carl Walther Waffenfabrik. Bukan hanya mirip dalam hal bentuk dan ukurannya, tetapi juga rangka utama (frame) dan mekanisme kerjanya. 

Yang sedikit membedakan di antara keduanya adalah posisi tombol Magazen Release dan penggunaan kalibernya, di mana Walter PP menggunakan munisi yang lebih kecil, yaitu kaliber 7,65 x 17mm. 

Ketika berbicara masalah keakurasian dan kestabilan yang sangat mengagumkan saat penembakan, hal tersebut dikarenakan pistol Makarov ini menerapkan mekanisme Blow back action.  Di mana, pada saat setelah proses penembakan, posisi laras dalam keadaan tetap terhadap rangka utama (frame), sehingga memperkecil bagian yang bergerak saat peluru berikutnya masuk ke kamar tembak (proses recoil). Ini tentu berbeda dengan pistol semi-otomatis produk belakangan ini yang ketika terjadi proses recoil, larasnya sedikit berubah posisi naik ke atas. Tidak disangkal jika ada sebutan bahwa Pistol MAKAROV, Senjata Organik Tentara Blok Timur.

Hal-hal Unik seputar Pistol Makarov :

  1.     Setiap Kosmonot pesawat luar angkasa Uni Sovyet, Soyuz, selain diperlengkapi dengan alat bertahan hidup (survival kit) berupa peralatan PPPK (fisrt aid kit), alat memancing, juga dilengkapi dengan Pistol Makarov ini serta sejumlah munisi.
  2.     Begitu legendarisnya pistol Makarov ini, sehingga sampai saat ini banyak para kolektor senjata api terus mencari-cari dan mengkoleksi pistol ini. Bahkan telah dibuatkan pula replika untuk 'mengobati' kerinduan para pengagum senjata api ini.
  3.     Hasil desain yang cukup sempurna dari Pistol ini, membuat para produsen pistol angin (air Pistol) dan produsen Softgun, tidak melupakan jenis pistol ini untuk diadopsi bentuk dan desainnya dan dijadikan dagangan mereka, dan ternyata sangat laku di pasaran pistol angin dan softgun.
  4.     Tentara Indonesia termasuk salah satu pengguna Pistol Makarov ini namun ternyata tidak semua angkatan menyandangnya. Tercatat hanya TNI-AU yang menggunakan pistol jenis ini. Itu pun khusus untuk pistol pegangan para perwira dan itu pun hanya digunakan di sekitar tahun 1960-an ketika Pemerintahan Orde Lama sempat 'mesra' dengan Uni Sovyet hingga saat ini. Sementara TNI-AD dan TNI-AL menggunakan Colt 1911, Browning Hi-Power atau yang umum disebut pistol-FN, dan Polri menggunakan Revolver Colt 32 dan Colt 38.
Sumber : https://zonapertahanan.blogspot.com/2017/05/makarov-pistol-legendaris-blok-timur.html